Kamis, 11 Desember 2014

Lahan Dakwah Muslimah

Ragu dan bimbang, mungkin itulah sapaan pertama yang dirasakan kalangan akhwat/muslimah/hawa atau perempuan ketika disandingkan dengan konteks dakwah. Keraguan akan semakin bertambah ketika amanah demi amanah yang mereka emban semakin waktu semakin bertambah dan berkembang. Bukan meminta, tapi jika itu sudah kewajiban maka lagi yang hendak dilakukan? Selain mencoba menjalankan dengan seoptimal mungkin. Dengan pelurusan niat, sejati dan sempurna karena Allah. Belajar. Itulah kunci yang bisa diterapkan dalam segala keadaan. Kebimbangan maupun keraguan akan bisa dikesampingkan juga karena diiringi dengan proses penggalian data, kemudian mengolahnya menjadi sajian yang disebut informasi, lantas dirangkum sampai dalam tataran hikmah dan ilmu. Insya Allah… Dalam menyikapi kelabilan, keraguan, kebimbangan ataupun segala tudung yang dirasakan oleh Muslimah dalam penyikapan terhadap dakwah, berikut ada sedikit wejangan yang dikutip dari ustadzah Rochma Yulika dan ustadz Umar Hidayat dalam bukunya Untuk Muslimah yang Tak Pernah Lelah Berdakwah. Dengan harapan semoga menjadi kunang-kunang yang tak hanya menghiasi dakwah Muslimah semata, namun juga bisa sebagai penerang dalam perjalanannya. Aamiin..
Setidaknya ada tiga alasan penting dakwah muslimah. Pertama, dakwah itu kewajiban siapapun yang menyatakan sebagai seorang muslimah. Kedua, dakwah muslimah sesungguhnya bentuk pembelaan sekaligus perlawanan atas musuh-musuh Islam. Ketiga, dakwah Muslimah akan lebih mengena dan efektif bila yang banyak berperan adalah para Muslimah dakwah (daiyah), meskipun bukan berarti kaum lelaki Muslim menjadi lepas kewajibannya untuk mendakwahi kaum perempuan.
Wilayah dakwah Muslimah bukan hanya berarti melulu berkaitan dengan kaum wanita pada umumnya atau kaum Muslimah beserta hal-hal yang berkaitan langsung dengan dunia perempuan saja. Memang, secara khusus lahan dakwah bagi Muslimah adalah kaum Muslimah dan kaum perempuan dengan segala hal yang mengelilinginya. Namun, secara umum lahan dakwah Muslimah tidak ada bedanya dengan lahan dakwah kaum laki-laki Muslim.
Di antara keduanya akan kelihatan berbeda dalam penerapan fikih dakwah, terutama dalam penerapan etika bagi Muslimah dakwah, kita bisa melihat pelaksanaan kewajiban-kewajiban seorang Muslimah: kewajiban terhadap agama, terhadap dirinya, terhadap keluarganya dan terhadap masyarakat. Inilah empat kewajiban Muslimah dakwah yang akan melahirkan kewajiban-kewajiban lain seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan dalam menjalankannya.
Setidaknya, tulis Mahmud Muhammad al-Jauhari, ada sepuluh etika bagi Muslimah dalam menjalankan dakwahnya:
  1. Berorientasi untuk menaati Allah dan Rasul-Nya serta mencintai keduanya.
  2. Berkomitmen pada adab (tata krama Islam) sebelum nilai estetika dan tidak menggunakan harta suami kecuali atas izinnya.
  3. Perhatian istri harus terfokus pada kewajiban-kewajibannya di rumah dan perbaikan urusan kerumahtanggaan.
  4. Menetapi rasa malu pada suami; diam dan mendengarkan ketika suami sedang berbicara, lalu menghormati dan menaatinya.
  5. Menghormati keluarga serta kerabat suami.
  6. Qana’ah (puas) dengan rezeki yang diberikan oleh Allah melalui suami.
  7. Mendahulukan hak suami atas hak siapa pun setelah hak Allah dan Rasul-Nya.
  8. Tidak menyebut kekayaan, kecantikan, kedudukan perempuan lain kepada suami.
  9. Tidak keluar rumah kecuali atas izin suami.
  10. Selalu cemburu kepada suami, dan menjaga perasaan serta kehormatan suaminya.
Yang menjadi persoalan di sini bukan mungkin atau tidak mungkin seseorang Muslimah dapat menjalankan itu semua. Akan tetapi, seberapa besar tekad dan usahanya untuk mrtaih kewajiban-kewajiban itu, termasuk dalam manajemen tawazun.
Jadi, sampai di sini jelaslah bahwa lahan mana pun bisa menjadi wilayah dakwah muslimah, sepanjang tidak melanggar kewajiban-kewajiban sebagai ibu dari anak-anaknya atau istri dari suaminya. Di sinilah pentingnya seorang Muslimah dakwah dapat menjalankan agenda-agenda tersebut dengan skala prioritas dan manajemen tawazun. Wallahu a’lam bishshawab.


Source: Akhwatmuslimah.com

My Blood Type

------------------Golongan Darah A-----------------
‪#‎A‬ itu jarang kepo, santai tapi diem diem aktif
#A suka kasar kalau becanda. tapi emang refleks-_-
#A itu kalau niat, pasti di jalanin. kalau gak? ya, jambanin/?
Meski hidup #A gak teratur2 banget, tapi mereka cenderung punya cara tersendiri saat ngatur segala keperluannya
Eh #A, masih belum bisa move on?
Pagi #A, A mah mau pulang jam berapa juga besoknya juga pasti bangun pagi. paling kalau udah cape banget yaa gak bakal kaya gitu
#A itu jagonya jaga image
Punya tugas jangan ditunda
Makin ditunda makin berbaris
GolDar #A punya cara pikir beda
Kadang2 mikirnya berlapis/?
Sabar itu udah jadi nafasnya #A
Katanya, #A itu gengsian banget. apalagi kalau urusan minta maaf
#A itu kalau cape mau tidur tapi susah
#A itu sangking pendiem nya, kalau lagi sakit aja gak pernah ngeluh kesiapa2.
Bagi #A, libur sekolah = libur mandi/?
Keharmonisan dan keamanan adalah tujuan utama hidup si GolDar #A
#A itu cuek diluar perhatian didalam. gengsinya kegedean soalnya/?
#A itu kalau di kelas suka duduk deket dinding dan gak di depan-depan banget. Bener?
·
#A itu pas lagi konsentrasi gak bisa di ganggu, ke ganggu dikit aja, udah buyar semua
#A itu pendiam, pemalu, penyendiri
#A itu suka hal yang berbau unik, dan A itu cenderung suka terlihat beda
#A itu kalau marah direncanain. eh tapi, pas udah ketemu orangnya malah gak bisa marahinnya-_-
Katanya, #A itu gak suka sama orang yang gak tepat waktu
#A itu kuat mempertahankan rahasia/?
#A itu sulit mempercayai orang lain
#A itu paling tidak suka diatur apalagi dipermainkan. A sangatlah setia
#A itu sekalinya diem ya diem, sekalinya gila ya gila sampe malumaluin/?
Makanan yang harus dijauhi GolDar ?#?A?: udang, lobster, susu, daging, keju, minuman bersoda dan sayur pare
Makanan yang harus dikonsumsi GolDar A: minyak zaitun, tempe, tahu, sayur brokoli/bayam, buncis, wortel, pokoknya vegetable dah


*Copas dari Facebook
akses 11 Des 2014

Rabu, 10 Desember 2014

Sepetah duapatah

Long time no see!
maafkan blogger murtad ini...

sebenernya banyak yang mau di post ke blog ini.
mulai dari pengalaman merantau, ikutan job fair & tips buat ikutan job fair, cara seru cari kerja, tips interview, dan how we did at first day di kantor.


banyak banget, tapi yaa ituh aku ngga punya banyak waktu buat nulis sekarang, balik kantor udah tepar, kadang inget makan malam, kadang ngga sempet karena langsung nemplok ke kasur.


weekend? jangan ditanya, aku bakal pacaran seharian di kasur, sampe sore.
minggunya baru berasa seger.


untuk training awal mungkin akan begini terus. Sampe nanti aku pindah dikantor baru di Kemayoran.
naah setelah pindah disana baru aku bisa manage waktu aku kursus delele, secara ritme kerja yang udah mulai terpola juga antara kos dan kantor ngga terlalu jauh, Insya Allah :)

anyway, moga  dilain kesempatan aku bakal pos semua draft narasi yang ada di kepala aku sekarang dalam bentuk naskah jadi.


Minggu, 26 Oktober 2014

ask me why?

saya heran dengan orang-orang yang masih menyempatkan diri meluangkan waktunya untuk membicarakan orang lain.
membicarakan keburukannya.
mengapa?
tidakkah sadar bahwa sebagai ummat islam tidak boleh menggunjingkan saudaranya?
tidak tahukah jika membicarakan meski benar akan menjadi ghibah dan jika salah akan menjadi fitnah?

tak tahukah?
atau sengaja menutup diri untuk tak menjadi tau?

Allah berfirman dalam beberapa surat :
Surah Al Hujuraat ayat 11, sbb: 
Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
 Surah Al Hujuraat ayat 12, sbb:  
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
menahan diri dan menahan lisan untuk tidak turut serta megikuti nafsu membicarakan orang lain adalah cara terbaik. Menjaga lisan adalah kehormatan, karena wanita dilihat dari cara bagaimana ia membawa lidahnya.


Jakarta Timur Oktober 2014

Kamis, 19 Juni 2014

EDISI SIDANG KOMPRE



First of all, mengucapkan Alhamdulillah untuk Allah SWT, atas segala nikmat yang begitu banyak yang telah dikarunikan untuk ku.
Lalu buat Alm. Ayah dan Ibu...untuk semua dukungan yang begitu penuh kepadaku selama ini.


Terakhir buat anak-anak  Manajemen Unib angkatan 2010 yang udah kasih suport yang begitu banyak

Guyyyysss... akhirnya S.E jugaaa...aihh sudah sarjana ternyata.
Udah bukan mahasiswa lagi ih, nih ya, aku mau cerita step by stepnya ujian kompre aku pada tanggal 19 Juni 2014 di Gedung L UNIVERSITAS Bengkulu.

Hari Rabu, 18 Juni 2014.
Pagi jam 08.00 wib
Rektorat.

Ada acara workshop penyusunan SOP bagi Organisasi Mahasiswa Universitas Bengkulu
Di ruang rapat 3 Rektorat.

masih ikutan acara begini dong, sambil nunggu detik-detik habisnya status mahasiswa Unib.
#errrrrrrr

Hari Rabu, 18 Juni 2014.
Sore jam 15.00 wib
masjid Darul Ulum

bareng adik-adikku tercintaaah, kita ngadain pertemuan sebelum mereka masing-masing pulang ke daerahnya.
ada banyak hal yang terjadi selama aku ninggalin FKSI untuk SKRIPSI dan KKN... begitu banyak hal yang membuat banyak side effect.
kemarin kita mencurahkan semuanya, aku jadi pembicara (secara senior sekaligus DPO#tsaah bahasanya) disana, berusaha mengatakan hal-hal yang selama ini masih ditutupi, masalah ini tentu mengakibatkan  side effect di FKSI.
ternyata berhasil !
adik-adik semuanya mau mengungkapkan unek-unek mereka  ya terhadap mbak-mbaknya, adek-adeknya, seangkatan mereka.
dan "POW" banjirlah DU oleh air mata para akhwat FKSI... ya, biasanya kita nggak pernah nangis massal kaya kemarin, tapi...ya itu kenyataannya.
aku cut aja kali ya ceritanya, ya intinya adalah kita maaf-maafan.

jam 19.00 WIB
kosan.
belajar.

elaah rajin banget, iya dong buat kompre besok, tetiba aku kena kompre syndrome. apa tuh?
emmm sebenernya  kompre syndrome adalah efek degdegan yang timbul dari dalam dan menyebabkan gemetaran parah berlanjut nggak bisa tidur hehehe.  kompre syndrome ini penemuanku loh!
abis Isya, tilawah aku maksa buat tidur, soalnya mataku udah bengkak gegara nangis di Du sore tadi, masa iya mau ujian depan dosen dengan mata bengkak, kan nggak unyu!

jam 22.30
 kosan.kasur.
kebangun

my Godness, aku kebangun dan   kompre syndrome nya paraaah...eh tetiba lagi Bengkulu kena Hujan + Badai+Mati Lampu.
aku gimana?
cuma bisa " meringkuk dalam selimut, sambil maksa mata buat baca bahan besok"
slowly, akhirnya aku ketiduran juga :D, tapi sebelumnya apdet status BBM dulu dong. hehehe

Kamis, 19 Juni 2014
kosan. pagi. jam 07.00 wib
mulai siap-siap padahal ujian jam 11 siang nanti, tapi udah make baju kebesaran Hitam+Putih
cus ambil konsumsi penguji.

Rektorat Kampus jam 08.21 WIB
lanjut ikut workshop kemarin.

gedung L jam 09.30  WIB
nunggu dosen nyambi ngapal, meski nggak masuk.
bolak balik nyiapin ruangan make heels :(, its sick.

tadaaaa jam 11.10 WIB
Ujian time...nih ya pas ujian, aku cuma menyampaikan perbaikan terus langsung dikomentari oleh Penguji.
dari pak Effed beliau nanyain aplikasi dari marketing mix dari jasa.
alhamdulillah 2 bisa jawab, yang satu enggak.

pak pareke, banyak kasih saran skripsi.
pak willy banyak ngetes #errrrrrrr he's so amazing lecturer
pinter banget, beliau banyak ngasih masukan ke penelitianku.

alhamdulillah setelah keluar dari ruangan, aku dikasih tahu sama Prof Lizar kalo aku lulus dengan hasil sangat memuaskan.

aaaa bahagianya.
aku langsung inget almarhum ayah.

so guys, i start to cry.
diih perempuan iniiih.
jadilah aku dipeluk-peluk sama temen2, bahagia iya, terharu juga iya.
mereka bilang " ros, ambo merinding loh"
idih dikata lagi uji nyali kali...pake merinding segala.

pokoknya all praise to Allah, akhirnya dapat menyelesaikan pendidikan strata 1 dalam waktu 3 tahun 10 bulan.

ROSI NURMAYANTI S.E



Selasa, 25 Maret 2014

edisi penlitian

yeay, sibuk banget KKN bebarengan dengan skripsi, ngefek dengan bolak-balik antara lokasi KKN sama Kampus.

anyway, buat ngisi kuesioner itu nasabah asuransi syariah, tapi masya allah, ternyata jarang yang menggunakan asuransi syariah.

pagi tadi aku start keliling rektorat kampus dari satu departemen ke departemen yang lain, tapi masih nihil, lanjut ke fakultas KIP, yaaa siapa tau ada, bolak balik juga ,,,tetap nggak ada.

lanjut lagi ke SD deket kampus eeeh nggak ada juga
lanjut ke Jurusan Akuntansi dapet 1 ....alhamdulillah

lanjut lagi ke SMA N 6 di kampung Bali eeeh nggak ada juga...

:D :(

namanya perjuangan ya pemirsa,,,,nggak bisa leyeh-leyeh manja kaya syahrini hehe
just keep move buat diriku
buat dakwahku syariah...syariah...syariah...semoga hasil penelitian ini mampu memberi pencerahan buat semuanya aaamiin.

Minggu, 16 Maret 2014

barakallah rose


Alhamdulillah...hari ini miladku ke 22 tahun, ada rasa sedih dan bahagia disini.
Sedih karna berkurangnya jatah hidup ini.
Sedih karena aku merasa belum memberikan yang terbaik bagi agama dan ummat ini.
Sedih karena saat ini aku merayakan milad yang kesekian kalinya tanpa ayah disini.
Lalu....bahagia
Bahagia karna aku sudah berusia 22 tahun, usia yang semoga saja barakah.
Bahagia setidaknya aku sudah mendapatkan apa yang menjadi target hidupku
Bahagia setidaknya aku sudah menata hidup jauh lebih baik
Bahagia setdaknya aku masih memiliki keluarga dan islam

Aku berharap miladku yang ke 22 tahun kali ini, aku mendapatkan apa yang aku inginkan, menjadi sosok yang lebih tegar ketika diberi ujian, menjadi pribadi sholehah lagi cerdas.
Semoga mimpi terbesar untuk melanjutkan studi ke luar negeri akan dikabulkan Allah, aamiin.

Materi tak akan pernah mampu menyamai Kasih dan sayang, tak akan pernah bisa duduk bersanding, semoga hati ini terus dipenuhi rasa Kasih dan sayang

17 Maret 1992-17 Maret 2014
22 Tahun Rosi Nurmayanti